Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fenomena

Peneliti Lakukan Penemuan Baru Penerjemah Bahasa Hewan Dengan Algoritma

Gambar
Adanya film-filim fiksi yang banyak ditayangkan televisi membuat banyak orang berekspektasi untuk dapat berkomunikasi dengan hewan peliharaannya agar mereka dapat mengerti apa yang sedang hewan itu rasakan dan inginkan. Sebagian orang yang menginginkan hal tersebut pun merupakan orang yang selalu merasa kesepian dalam kehidupan pergaulannya. Namun, nampaknya hal yang dapat dikatakan mustahil tersebut tidak lagi hanya menjadi sekedar impian atau pun bagian dari cerita fiksi yang ada di televisi. Kenapa demikian ? Hal ini dikarenakan pada tahun 2017 silam sejumlah peneliti sudah memulai mempelajari bahasa hewan dan akan diperkirakan dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan akan segera hadir alat untuk penerjemah bahasa hewan. Con Slobodchikoff adalah seorang emeritus dari Departemen Ilmu Biologi Northern Arizona University. Saat ini, dia sedang mempelajari algoritma yang bisa menerjemahkan suara dan gerakan tubuh hewan ke dalam bahasa Inggris. Sebelumnya, ia terlebih dahulu menciptakan a...

Penemuan Alat Musik Kuno Berusia 1.700 Tahun yang Masih Dapat Dimainkan

Gambar
Pada beberapa waktu yang lalu para arkeolog telah berhasil menemukan lima harpa mulut kuno di Chultukov Log 9 dan Cheremshanka, dua situs arkeologi kuno di pegunungan Republik Altai, Rusia. Salah satu dari kelima harpa tersebut ternyata masih bisa dimainkan. Alat musik tersebut, kata profesor Andrey Borodovsky dari Institusi Arkeologi dan Etnografi di Akademi Sains Rusia yang telah mempelajari harpa mulut selama 20 tahun dan bisa memainkannya, kemungkinan dibuat oleh para perajin dari rusuk sapi atau kuda. Mereka juga kemungkinan berasal dari 1.700 tahun lalu ketika bangsa Hun menguasai Asia tengah. Pada saat itu, suku-suku yang hidup di Mongolia, Kazakhtan, China, dan selatan Rusia bersifat nomaden. Namun, alat musik yang dibuat oleh para perajin Altai berbeda dengan alat musik yang ditemukan di negara Asia Tengah lainnya. Para perajin di Mongolia dan daerah Tuva, Rusia, misalnya, lebih suka menggunakan tanduk rusa untuk membuat harpa mulut ini. Bahan tersebut juga digunakan untuk har...

Ini Dia Rahasia Malaria yang Akan Menjadi Senjata Untuk Penemuan Vaksin Baru

Gambar
Pasti penyakit ini sudah tidak asing lagi bagi anda bila anda mendengar penyakit malaria, penyakit malaria ini masih saja menjadi sesuatu yang menakutkan di dunia kesehatan. Karena jenis vaksin malaria yang sudah ada saat ini masih belum sepenuhnya membersihkan parasit dari malaria yang ada didalam sel darah. Para ilmuan sudah berusaha bekerjasama selama 70 tahun untuk memahami salah satu jenis parasit malaria yang seringkali tertinggal dan sulit dibasmi oleh vaksin yang sudah ada pada saat ini, yaitu Plasmodium Vivax. Parasit malaria jenis ini sudah merajalela di wilayah Asia Pasifik, khususnya Papua Niugini. Malaria pun sudah mendapat julukan penyakit paling ganas di dunia nomor dua. Parasit ini hanya menyerang sel darah merah termuda dan bisa "mati suri" selama bertahun-tahun tanpa terdeteksi. Ini adalah ciri khusus yang membedakannya dengan malaria jenis lain, seperti Plasmodium falciparum. Menurut WHO, malaria adalah parasit di dalam darah yang disebarkan oleh nyamuk. Pa...

Vaksin Tifoid Baru Disetujui Oleh WHO dan Dinyatakan Aman Untuk Bayi

Gambar
Beberapa hari yang lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberitahukan bahwa telah menyetujui adanya penggunaan vaksin tifoid untuk digunakan secara global. Sebenarnya, adanya persetujuan ini sudah diberikan oleh WHO sejak desember 2017 yang lalu namun baru dapat diumumkan pada rabu kemarin. Menurut pengamatan WHO, vaksin tifoid yang baru ditemukan ini sangat efektif dan dinyatakan aman untuk digunakan pada bayi maupun balita. Selain aman vaksini ini juga memiliki harga yang sangat terjangkau. Demam tifoid atau tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang hidup di limbah dan makanan terkontaminasi. Setiap tahunnya, ada 20 juta orang dari seluruh dunia yang terserang penyakit ini, dan 160.000 di antaranya meninggal. Kelompok usia yang paling sering menderita penyakit ini adalah anak-anak. Dulu, penyakit yang juga dikenal dengan istilah Typhoid Mary ini paling banyak terjadi di Amerika. Namun, kini paling banyak ditemukan di Afrika dan Asia. Tak her...

Para Ilmuan Ramalkan Kiamat dan Nasib Bumi yang Akan Terjadi 10.000 Tahun Mendatang

Gambar
Didunia digital telah dihebohkan dengan pernyataan para ilmuan yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi sekitar 10.000 tahun yang akan datang. Namun, bagaimana para ilmuan tersebut dapat menjelaskan hal tersebut, apa alasan dari dasar teori yang mereka nyatakan tersebut? Pada beberapa hari yang lalu para ilmuan menemukan beberapa hal di masa depan yang sudah dapat diprediksi dengan akurasi yang sangat mengejutkan. Berdasarkan ilmu pengetahuan tentang kehidupan, alam semesta dan segala sesuatunya yang dimiliki; kita bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada manusia, khususnya di bidang astrofisika dan evolusi, ratusan ribu tahun mendatang.  Dalam 10.000 tahun mendatang, para peneliti memprediksikan tenggelamnya benua Antartika Timur. Ini adalah benua dengan lapisan es terpanjang di planet kita, dan jika lembah subglasi Wilkes runtuh, permukaan air laut akan naik sekitar 3-4 meter. Ini butuh waktu sekitar 5.000-10.000 tahun. Namun, ada kemungkinan manusia akan punah sebelum mengha...

Dikira Berusia 400 Tahun Ternyata Hiu Ini Berusia Lebih Dari 5 Abad

Gambar
Penemuan seekor hiu hidup yang terlihat seperti berumur lebih dari lima abad baru-baru ini di temukan oleh seorang ilmuan. Ternyata lebih tua dari perkiraan profesor Kim Praebel dari Arctic University of Norway yang berpendapat bahwa hiu Greendland hanya bisa mencapai 400 tahun. Bahwasanya awal mula menurut Julius Nielsen seorang ahli biologi, Hiu betina yang berukuran 16 kaki tersebut yang sedang di pelajarinya berusia sekitar 272 tahun hingga 512 tahun. Julius memperkirakan usia hiu tersbut dari penemuannya menggunakan model matematika yang menganalisa lensa dan kornea hiu tersebut. Dilansir dari Mirror, Rabu (13/12/2017), Nielsen dan kolega menggunakan penelitian yang diterbitkan sembilan tahun lalu untuk melihat kristal lensa, yaitu sebuah kelas protein yang ditemukan di mata manusia. Kristal protein tersebut mengandung karbon, termasuk jumlah jejak dari isotop radioaktif karbon-14. Tidak seperti protein lainnya, karbon tersebut tetap stabil sepanjang kehidupan hewan. Para peneliti...